Jakarta, 4 Mei 2026 – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan komitmennya untuk membantu para buruh memiliki rumah sendiri melalui skema cicilan yang terjangkau. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pekerja yang selama ini masih bergantung pada kontrakan.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah tengah menyiapkan kebijakan yang memungkinkan buruh mendapatkan akses pembiayaan perumahan dengan syarat yang lebih ringan. Tujuannya adalah agar kepemilikan rumah tidak lagi menjadi hal yang sulit dijangkau.
Program tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan dalam proses pembelian rumah, termasuk dalam hal tenor cicilan dan besaran angsuran. Dengan demikian, buruh diharapkan dapat memiliki hunian layak tanpa terbebani biaya yang terlalu tinggi.
Selain itu, pemerintah juga berencana meningkatkan ketersediaan rumah dengan harga terjangkau melalui pembangunan perumahan bersubsidi. Langkah ini dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan hunian bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.
Pengamat kebijakan publik menilai bahwa program ini dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan buruh. Kepemilikan rumah dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas hidup.
Di sisi lain, pelaksanaan program ini diharapkan dapat dilakukan secara tepat sasaran dan transparan. Pengawasan yang baik dinilai menjadi kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh pihak yang membutuhkan.
Sejumlah buruh menyambut baik rencana tersebut dan berharap segera direalisasikan. Mereka menilai kepemilikan rumah sendiri dapat memberikan rasa aman serta stabilitas bagi keluarga.
Dengan adanya komitmen ini, diharapkan semakin banyak buruh yang dapat memiliki hunian layak dan tidak lagi bergantung pada sistem sewa atau kontrak.






