
🏟️ Seoul Jadi Tuan Rumah Spektakuler, Worlds 2025 Hadirkan Momen Paling Bersejarah dalam Esports League of Legends
Seoul, Korea Selatan – November 2025 – League of Legends World Championship 2025 (Worlds 2025) berakhir dengan gaya yang megah, digelar di negeri yang menjadi tanah kelahiran esports modern: Korea Selatan. Diselenggarakan di Seoul Sky Dome, dengan kapasitas 25.000 penonton, final ini bukan hanya pesta kompetisi, tapi juga pameran budaya pop digital Asia yang dikombinasikan dengan aksi panggung sinematik.
Dengan tema “Rising Beyond Realms,” Riot Games menyuguhkan turnamen dengan produksi terbaik sepanjang sejarah Worlds, baik dari sisi panggung, kualitas transmisi, hingga pengalaman interaktif fan.
⚔️ Fase Grup dan Drama Knockout Stage
🌀 Grup Neraka dan Kejutan Luar Biasa
Worlds 2025 mempertemukan 24 tim dari berbagai penjuru dunia. Namun grup B menjadi “Group of Death” karena dihuni oleh:
-
Gen.G (Korea)
-
G2 Esports (Eropa)
-
LOUD (Brasil)
-
Vietnam Rising (VCS)
LOUD berhasil membuat sejarah dengan mengalahkan Gen.G di game pertama dan melaju ke upper bracket, membuktikan bahwa Amerika Latin kini bukan hanya pelengkap, tapi pesaing serius.
🔥 Knockout Stage: Keajaiban Amerika Latin dan Eropa Timur
-
Isurus Gaming dari Argentina menyingkirkan JD Gaming (Tiongkok) dalam 5 game menegangkan.
-
Fnatic menunjukkan performa terbaik dalam 3 tahun terakhir dengan mengalahkan Top Esports.
-
T1 dan DRX dari Korea kembali tampil dominan, membentuk semifinal all-Korea untuk pertama kalinya sejak 2021.
🏆 Grand Final: T1 vs DRX – El Clasico Korea Reborn
Dianggap sebagai pertarungan balas dendam sejak Worlds 2022, T1 dan DRX bertemu lagi di final. Faker, sang legenda, kembali memimpin tim T1 di final kelimanya, sementara DRX tampil dengan midlaner muda “Borae” yang disebut-sebut sebagai pewaris tahta.
Skor akhir: 3-1 untuk T1
-
Game 3 menjadi yang paling menegangkan dengan base race yang tersisa 150 HP di Nexus.
-
Faker memenangkan Worlds ke-4-nya, mencetak sejarah sebagai pemain tersukses sepanjang masa di League of Legends.
🧠 Meta Worlds 2025: Kembali ke Power Picks
Champion yang mendominasi:
-
Top Lane: Camille, Aatrox
-
Jungle: Viego, Kindred, Lee Sin
-
Mid: Azir, Ahri, dan comeback Xerath
-
Bot Lane: Kai’Sa dan Aphelios kembali populer
-
Support: Senna dan Rakan jadi kunci agresi early
Riot menyebut meta ini sebagai “era skill murni”, karena gameplay kembali ke pertarungan mikro dan vision control ketat alih-alih snowball draft.
🎙️ Acara Pendukung dan Cultural Showcase
Worlds 2025 menampilkan kolaborasi spektakuler antara gaming dan K-pop:
-
Opening ceremony oleh LE SSERAFIM + virtual Ahri & Seraphine.
-
Penonton disuguhi penampilan live “Champions Rise”, lagu resmi Worlds 2025.
-
Interactive AR booth memungkinkan penonton membuat highlight reel pribadi.
-
Riot memperkenalkan LoL Museum Pop-Up di Gangnam, menampilkan trofi, skin klasik, dan kronologi sejarah Worlds.
🏅 Penghargaan dan MVP
-
Juara: T1 – USD 1.25 juta
-
Runner-Up: DRX
-
MVP Worlds: Faker
-
Rising Star: “Borae” (DRX Midlane, usia 18)
-
Most Popular Team Global: LOUD (Brasil)
-
Play of the Tournament: Isurus vs JDG – Baron Steal Minute 42
✅ Kesimpulan: Worlds 2025 Tunjukkan Esports Global yang Inklusif, Berkelas, dan Penuh Warisan
Worlds 2025 bukan hanya kemenangan T1 dan Faker, tapi juga bukti bahwa kompetisi esports global kini tak lagi didominasi oleh Korea dan China saja. Tim dari Amerika Latin dan Eropa kembali naik panggung, dan Riot membuktikan bahwa turnamen esports bisa tampil sekelas Super Bowl.
Dengan akulturasi budaya, teknologi canggih, dan kisah kompetitif yang emosional, Worlds 2025 akan diingat sebagai era baru globalisasi League of Legends.