“Stellar Nexus, Game Sci-Fi RPG Open World Besutan Dev Indonesia Resmi Tembus Pasar Global”

11 Juli 2025

Dunia game Indonesia kembali mencatat sejarah. Studio game lokal NebulaCore Interactive resmi merilis game Stellar Nexus, sebuah game RPG open-world bertema sci-fi futuristik yang langsung mendapat sorotan internasional sejak peluncurannya di Steam dan PlayStation Store pada 10 Juli 2025.

Dengan kualitas visual setara game AAA dan cerita naratif bercabang yang kompleks, Stellar Nexus langsung menempati posisi Top 5 Global Trending Game di Steam dalam waktu kurang dari 12 jam setelah rilis, mengalahkan beberapa rilis besar dari studio Barat dan Jepang.


Konsep dan Alur Cerita

Stellar Nexus mengajak pemain menjelajahi galaksi bernama Andaris, yang dilanda konflik antar-kolonisasi manusia dan ras alien kuno bernama Mythari. Pemain berperan sebagai Riven Auralen, mantan pilot tempur yang mengalami trauma masa lalu, dan harus memutuskan: menjadi juru damai atau pemicu kehancuran galaksi.

🪐 Fitur unggulan:

  • Dunia terbuka dengan lebih dari 12 planet unik yang bisa dijelajahi bebas

  • Sistem dialog bercabang dan moral choice memengaruhi cerita dan ending

  • Kustomisasi kapal luar angkasa dan kru dengan fitur crafting kompleks

  • Musik original dari komposer Hollywood kenamaan, James Newton Jr.


Pengembangan oleh Studio Lokal

Game ini dikembangkan selama 4 tahun oleh tim Indonesia berjumlah 42 orang yang sebagian besar alumni kampus ITB, Binus, dan Universitas Telkom. Proyek ini sempat mendapat pendanaan dari program Baparekraf Game Prime Grant 2021, dan kemudian disokong oleh mitra internasional asal Korea Selatan untuk distribusi konsol.

CEO NebulaCore, Ari Radityo, menyatakan:

“Kami ingin membuktikan bahwa Indonesia bukan hanya pasar game, tapi juga produsen konten berkelas dunia. Stellar Nexus adalah persembahan kami untuk gamer global, dengan sentuhan nilai Asia Tenggara yang dalam.”


Penerimaan Komunitas dan Kritikus

Review awal menyebut Stellar Nexus sebagai:

  • Mass Effect versi Asia Tenggara” – Polygon

  • “Salah satu debut RPG sci-fi terbaik dalam satu dekade terakhir” – IGN SEA

  • “Visual memukau, world-building luar biasa, dan dialog yang matang” – GameSpot

Di Indonesia sendiri, komunitas gamer memuji:

  • Dukungan bahasa Indonesia penuh

  • Kehadiran misi sampingan bertema budaya Nusantara futuristik

  • Representasi karakter Asia Tenggara dalam desain tokoh utama


Masa Depan Stellar Nexus

NebulaCore berencana merilis:

  • Expansion Pack: “Sundering Eclipse” pada akhir 2025

  • Versi Nintendo Switch dan Mobile Cloud Gaming pada Q1 2026

  • Kolaborasi dengan studio animasi lokal untuk adaptasi animasi pendek di YouTube


Kesimpulan

Kehadiran Stellar Nexus menandai lompatan besar industri game Indonesia ke panggung global. Di tengah dominasi judul asing, karya anak bangsa berhasil menyajikan RPG kompleks dengan cita rasa lokal yang kuat dan nilai produksi tinggi. Ini bukan hanya game, ini adalah tonggak sejarah baru.

Related Posts

Dota 2: Hero yang Menjadi Kunci Kemenangan Tim Juara

Dalam sejarah Dota 2, beberapa hero telah terbukti menjadi kunci kemenangan tim juara di The International (TI). Berikut adalah beberapa hero yang memainkan peran vital dalam keberhasilan tim-tim tersebut: 🏆…

Overwatch 2: Perubahan Role Queue dan Dampaknya terhadap Mode Kompetitif

Pada tahun 2025, Overwatch 2 telah mengalami beberapa perubahan signifikan dalam sistem Role Queue, yang memengaruhi pengalaman bermain di mode kompetitif. Berikut adalah ringkasan dari perubahan tersebut dan dampaknya:Polygon 🔄…

You Missed

Cinta dan Rahasia – Glenn Fredly & Yura Yunita: Lagu Duet Penuh Emosi

Pilihanku – Maliq & D’Essentials: Kepastian dalam Cinta

Persipura Jayapura Kembali Bangkit Setelah Kalahkan Bhayangkara FC

Persip Pekanbaru Curi Perhatian Saat Menang Dramatis Atas Persiba Balikpapan

Malam Minggu – Benyamin Sueb: Cinta Remaja Jakarta Tempo Dulu

Kupu-Kupu Malam – Titiek Puspa: Potret Kehidupan Pekerja Malam