Presiden Peru Puji Ekonomi RI sebagai yang Paling Dinamis di Asia, Soroti Peluang Ekspor Blueberry dan Delima

Jakarta, 11 Agustus 2025 — Kunjungan kenegaraan Presiden Peru Dina Boluarte ke Indonesia tidak hanya berujung pada penandatanganan Indonesia–Peru Comprehensive Economic Partnership Agreement (IP-CEPA), tetapi juga menghasilkan momen diplomatik yang menyedot perhatian publik internasional. Dalam pidato resminya, Boluarte menyebut ekonomi Indonesia sebagai salah satu yang paling dinamis di Asia dan menekankan pentingnya kesepakatan ini bagi akses pasar buah segar Peru, khususnya blueberry dan delima, ke konsumen Indonesia.


“Indonesia Mitra Strategis di Asia”

Bagi Peru, Indonesia adalah pintu masuk strategis ke pasar Asia Tenggara—kawasan yang berpenduduk lebih dari 680 juta orang dan terus mengalami pertumbuhan ekonomi positif. Dina Boluarte menegaskan bahwa stabilitas politik dan fundamental ekonomi RI menjadikannya mitra dagang yang ideal, terutama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Kami melihat Indonesia sebagai mitra yang tidak hanya potensial, tetapi juga progresif dalam hal keterbukaan perdagangan dan keberlanjutan ekonomi. Pertumbuhan ekonominya yang dinamis menjadi inspirasi bagi negara-negara di Amerika Latin,” ujar Boluarte dalam konferensi pers bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka.


Blueberry, Delima, dan Strategi “Fruit Diplomacy”

Peru adalah salah satu eksportir blueberry terbesar dunia dengan pangsa pasar mencapai ±25% dari ekspor global. Selama ini, sebagian besar ekspor mereka mengalir ke Amerika Utara, Eropa, dan Tiongkok. IP-CEPA membuka peluang diversifikasi pasar dengan menggarap konsumen menengah-atas Indonesia yang semakin akrab dengan buah impor premium.

Selain blueberry, delima Peru juga menjadi komoditas unggulan. Produk ini dianggap memiliki potensi kuat di pasar Indonesia yang tengah mengalami tren konsumsi superfood dan buah kaya antioksidan. Dengan tarif masuk yang berkurang atau dihapus melalui IP-CEPA, harga ritel bisa lebih kompetitif dibandingkan sebelumnya.


Implikasi bagi Rantai Pasok dan Ritel Indonesia

Dengan adanya IP-CEPA, importir buah Indonesia akan lebih mudah melakukan kontrak langsung dengan produsen Peru, mengurangi ketergantungan pada pedagang perantara di Singapura atau Hong Kong. Efeknya:

  1. Harga ritel lebih stabil karena biaya logistik dan tarif turun.

  2. Kualitas lebih terjaga melalui pengaturan rantai dingin (cold chain) langsung dari Peru ke Indonesia.

  3. Varian buah bertambah, memberi alternatif bagi konsumen dan memperkaya portofolio supermarket hingga e-commerce segar.


Sinyal untuk Sektor Hortikultura Lokal

Pernyataan Boluarte soal akses buah Peru juga menjadi “wake-up call” bagi sektor hortikultura Indonesia. Kompetisi akan meningkat, sehingga produsen lokal didorong untuk:

  • Meningkatkan produktivitas dan kualitas pascapanen.

  • Memperluas jangkauan pemasaran ke luar negeri untuk menyeimbangkan arus impor-ekspor.

  • Berinovasi dalam branding produk lokal agar tetap diminati di pasar domestik.


Diplomasi yang Lebih Luas dari Sekadar Perdagangan

Selain komoditas pertanian, kunjungan Boluarte dan pernyataannya memperkuat posisi Indonesia–Peru sebagai mitra strategis dalam forum multilateral, termasuk dukungan terhadap isu-isu global seperti solusi dua negara untuk Palestina dan kerja sama dalam penegakan hukum lintas negara.


Catatan Ekonomi: RI dan Peru di Mata Dunia

  • Indonesia: Pertumbuhan PDB 2024 mencapai ±5,1%, inflasi terkendali, cadangan devisa stabil di atas US$140 miliar.

  • Peru: Perekonomian berbasis pertambangan dan pertanian dengan fokus diversifikasi pasar ekspor di tengah volatilitas harga komoditas.

  • Dampak FTA: Potensi kenaikan perdagangan dua arah hingga 30% dalam lima tahun pertama, jika hambatan non-tarif berhasil ditekan.


Kesimpulan:
Pernyataan Presiden Peru ini tidak hanya memberi apresiasi kepada Indonesia, tetapi juga menjadi sinyal kuat bagi pelaku usaha, khususnya di sektor impor buah premium dan ekspor produk pertanian. Bagi konsumen, IP-CEPA berpotensi menghadirkan lebih banyak pilihan buah segar di pasar dengan harga yang lebih bersaing. Bagi pemerintah, ini adalah momentum untuk memperkuat diplomasi ekonomi lintas benua yang saling menguntungkan.

Related Posts

Persipura Jayapura Kembali Bangkit Setelah Kalahkan Bhayangkara FC

Persipura Jayapura berhasil bangkit dan meraih kemenangan penting atas Bhayangkara FC dalam pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Mandala, Jayapura. Laga ini berlangsung sengit sejak menit awal, dengan kedua…

Persip Pekanbaru Curi Perhatian Saat Menang Dramatis Atas Persiba Balikpapan

Persip Pekanbaru berhasil meraih kemenangan dramatis atas Persiba Balikpapan dalam pertandingan Liga 1 yang berlangsung di Stadion Riau, Pekanbaru. Pertandingan ini berlangsung sengit sejak menit awal, dengan kedua tim saling…

You Missed

Cinta dan Rahasia – Glenn Fredly & Yura Yunita: Lagu Duet Penuh Emosi

Pilihanku – Maliq & D’Essentials: Kepastian dalam Cinta

Persipura Jayapura Kembali Bangkit Setelah Kalahkan Bhayangkara FC

Persip Pekanbaru Curi Perhatian Saat Menang Dramatis Atas Persiba Balikpapan

Malam Minggu – Benyamin Sueb: Cinta Remaja Jakarta Tempo Dulu

Kupu-Kupu Malam – Titiek Puspa: Potret Kehidupan Pekerja Malam