Revolusi identifikasi digital terus berkembang. Kini, sejumlah negara dan lembaga internasional sedang membangun sistem digital identity terpadu yang semakin mendekatkan kita ke era dunia tanpa batas identitas fisik.
1. Ekspansi Pesat Sistem Identitas Digital
Diperkirakan, hingga saat ini pemerintah di berbagai belahan dunia telah mengeluarkan sekitar 5 miliar identitas digital kepada warga mereka Beyond Encryption. Trinsic melaporkan bahwa terdapat lebih dari 2,05 miliar digital IDs aktif tersebar di seluruh dunia, ditopang oleh lebih dari 100 jaringan digital ID yang terus berkembang Trinsic+1.
2. Perbandingan Adopsi Regional
Menurut riset Trinsic:
-
Asia: mencakup 51% populasi dewasa, dengan sistem seperti Aadhaar di India.
-
Eropa: memiliki 45 sistem, menjangkau 35% populasi dewasa; Uni Eropa mendorong interoperabilitas lewat eIDAS.
-
Amerika Utara: 30 sistem digital ID, mencakup 21% populasi dewasa.
-
Amerika Selatan: 6 sistem, melayani 40% populasi dewasa, termasuk Brazil dengan Carteira Digital de Trânsito.
-
Afrika dan Oseania juga menunjukkan perkembangan signifikan, dengan cakupan di tingkat puluhan persen PC Gamer+7Trinsic+7Trinsic+7.
3. Contoh Sistem Digital Berhasil
-
Estonia: Hampir seluruh penduduk memiliki eID; digunakan untuk layanan publik seperti pajak, kesehatan, hingga e‑voting PwC+5kairos.com+5Wikipedia+5.
-
India (Aadhaar): Lebih dari 1,3 miliar e‑ID telah dihasilkan, mencakup sekitar 99% penduduk dewasa Thales Group.
-
China (RealDID): Sistem identifikasi terdesentralisasi berbasis blockchain, diluncurkan secara nasional sejak Desember 2023, kini diuji lintas batas di Hong Kong Regula+8Wikipedia+8PC Gamer+8.
-
Vietnam (VNeID): Platform pemerintah terintegrasi yang diluncurkan bagi warga dan ekspatriat, memungkinkan verifikasi digital tanpa dokumen fisik mulai Juli 2025 Wikipedia.
-
UK: Meluncurkan “One Login”, memungkinkan akses layanan pemerintah melalui verifikasi digital via aplikasi gov.uk kairos.com+1.
-
UE: eIDAS mendorong interoperabilitas identitas digital antarmember serta peluncuran dompet digital identitas (digital identity wallet) Wikipediaeng.osservatori.net.
4. Manfaat & Tantangan Utama
Sistem identitas digital memberikan manfaat signifikan seperti:
-
Kemudahan akses layanan online dan peningkatan keamanan identitas.
-
Inklusi digital, terutama bagi populasi yang sebelumnya tidak memiliki akses identifikasi formal.
-
Namun, tantangan tetap ada, seperti: kekhawatiran terhadap privasi (74% menyebut kurangnya standar global sebagai hambatan), risiko keamanan siber (50%), dan ketergantungan pada dokumen fisik (35%) atlanticcouncil.org.
5. Tren Teknologi dan Masa Depan
-
Pasar decentralized identity diperkirakan tumbuh besar, dari USD 1,15 miliar pada 2023 ke USD 371 miliar pada 2032 (CAGR ~90 %) globenewswire.com.
-
Model digital wallet identitas makin populer, terutama di Eropa (eIDAS 2.0), karena mempermudah mindah identitas antar berbagai platform inklusif dan aman eng.osservatori.netPC Gamer.
Ringkasan
Aspek | Status |
---|---|
Identitas digital global | Sekitar 5 miliar digital ID telah diterbitkan |
Adopsi regional | Asia: 51%, Eropa: 35%, Amerika Selatan: 40%, AS: 21% (populasi dewasa) |
Keunggulan | Akses digital cepat, inklusif, efisien |
Tantangan | Privasi, keamanan, interoperabilitas |
Tren | Wallet digital, identitas terdesentralisasi, pertumbuhan pasar masif |
Secara keseluruhan, dunia semakin siap memasuki era identitas digital global terpadu—meski tantangan di ranah privasi dan regulasi harus terus diatasi.